BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

About Us:

Tangerang, Banten, Indonesia
Computer Project with Music Art as the Theme

Pendapatmu Tentang Blog Ini:

9.01.2009

Jaz Jazz Jazzy!

Hello, kembali lagi dengan saya(Dennis).
Hahahaha udah pada bosen yah sama saya terus? Tenang nanti teman-teman saya kok yang menggantikan tapi kali ini yah lagi saya saja yang sempat ngepost hehehe

Kali ini, saya akan membahas musik jazz hahaha.
Siapa sih yang gak tau musik jazz? Musik yang berasal dari benua Amerika pada awal abad 20-an yang berakar dari musik Blues, dan iramanya pun sangat khas banget dengan Saxophone, Piano, Gitar, dan perpaduan vokal hahahaha.

Yah, saya tahu bahwa jazz memiliki banyak aliran yaitu antara lain:
•New Orleans Jazz
•Big Band Jazz/Swing
•Bebop
•Ragtime
•Free Jazz
•Smooth Jazz
•Fusion Jazz
•Funk
•Acid Jazz


Nah! Mari kita bahas bersama-sama hahahaha, tapi kali ini saya tidak akan menjelaskan aliran-aliran Jazz di atas dengan rinci hehehehe, sorry yah tapi lain kali jika ada waktu saya akan update lagi kok hehehe :D.

•New Orleans Jazz:
Hmmm... inilah yang disebut cikal-bakal dari Jazz yang sekarang ini, New Orleans Jazz termasuk Jazz yang pertama kali berkembang. Aliran ini memiliki ciri memaki improvisasi kolektif dan permainannya yang emosional.
Contoh musisi yang memainkan aliran ini:
-Abdul & The Coffee Theory(Yah, sedikit-sedikit mengambil aliran ini hahaha, walaupun mereka tuh sebetulnya lebih ke Smooth kali yah)

•Big Band Jazz/Swing:
Kalau Jazz yang ini kurang lebih seperti sebuah bentuk ansambel yang memainkan musik Jazz. Swing mulai booming dari tahun 1935 hingga akhir 1940-an. Big band biasanya terdiri atas 12 hingga 19 pemain musik dan menggunakan alat-alat musik saxsofon, trombon, trombon dan sebuah seksi ritme. Istilah band jazz, orkestra jazz, dan band dansa juga digunakan untuk merujuk kepada jenis ansambel ini.
Contoh musisi yang memainkan aliran ini:
-Ted Lewis
-Paul Whiteman

•Bebop:
Yang kali ini sepertinya akan sedikit panjang yah hahaha, karena Bebop juga menjadi salah satu cikal bakal dari Jazz yang sekarang ini hehehe. Mari kita mulai
Perkembangan musik baru ini berawal di Kansas dan sebagian besar musisi-musisi tersebut berdiam di Minton's Playhouse dan sekali lagi dimulailah suatu era baru.

Pada waktu itu memang musik baru tidak berkembang dan tidak ditemukan suatu kreasi baru dalam band-band yang bermain, hal ini disebabkan karena para penganut gaya lama hanya membuat atau menulis lagu-lagu untuk musik Swing yang komersial, dan gaya yang baru hanya dibentuk oleh para pemainnya secara sendiri-sendiri yang dengan suatu upaya kesadaran penuh berusaha membuat sesuatu yang baru tetapi tiupan baru pada permainan-permainan individu instrumen mereka dan belum mempengaruhi gaya musik grup bandnya secara keseluruhan.

Tetapi di Minton's Playhouse ini para musisinya berkumpul dan menciptakan suatu gaya musik baru atau yang mereka nyatakan sebagai modern jazz (pada waktu itu) dan Minton's akhirnya menjadi suatu titik sentral yang penting dalam perkembangan gaya baru tersebut seperti halnya New Orleans pada era sebelumnya.

Dan gaya yang baru ini akhirnya dinamakan Bebop, kata tersebut rupanya untuk mencerminkan suatu bunyi atau suara dari interval musik yang indah yaitu : Flatted Fifth. Istilah ini seperti pernah diterangkan oleh Dizzy Gilliespie seorang trumpeter yang juga merupakan salah satu exponen penting dalam era bebop ini bahwa "bebop" merupakan sesuatu tentang ekspresi jazz dan orang sudah dikatakan memainkan bebop pada saat dia bermain dan secara spontan pemain tersebut atau para musisinya melakukan atau "menyanyikan" suatu loncatan melodi.

Flatted fifth menjadi suatu interval yang sangat penting pada bebop, atau kemudian disebut bop. Sampai kemudian, hal tersebut dianggap sesuatu suara yang "salah", meskipun hal tersebut digunakan dalam passing chord untuk menghasilkan efek harmoni tertentu, dan hal ini sebetulnya pernah dilakukan oleh Duke Ellington dan Willie "The Lion" Smith pada sekitar akhir tahun 20- an. Tetapi sekarang hal tersebut merupakan suatu karakteristik gaya yang menyatu, seperti harmoni dasar yang dekat dengan bentuk-bentuk awal jazz yang diperluas secara konstan.

Kalau kita amati selama 10 hingga 12 tahun flatted fifth telah menjadi seperti "blue note" pada era sebelumnya.

Minton Place's merupakan tempat bertemunya beberapa musisi penting seperti Thelonious Monk, Kenny Clarke , Charlie Christian, Dizzy Gilespie dan Charlie Parker. Kemudian pada akhirnya muncullah orang-orang yang benar-benar jenius pada modern jazz seperti Louis Armstrong yang juga dikenal sebagai tokoh jenius Jazz tradisional pada masanya.

Salah satu musisi yaitu Charlie Christian, yang tidak hanya sebagai pelopor Jazz modern, namun juga banyak memberikan sentuhan dari era Swing yang kemudian berujung menjadi sebuah landasan didalam pengembangannya. Dimana hal tersebut memberikan sebuah jembatan penghubung antara swing dengan bebop yang melahirkan orang-orang yang kampiun didalam memainkan bebop. Diantara orang-orang yang melakukan seperti hal tersebut adalah Clyde Hart, Roy Eldrige, Lester Young, Jimmy Blanton, Jo Jones dan Dave Tough serta Charlie Christian.

Bagi pendengar pada era sekarang bebop memiliki ciri khas yang dirasakan sebagai ungkapan kegelisahan dan kadang-kadang terdengar melodi yang terpotong-potong dan dimainkan dalam tempo cepat. Setiap note yang tidak penting ditiadakan. Dan permainan memerlukan suatu keseriusan yang tinggi. Seorang musisi bebop mengungkapkan "Everything that is obvious is excluded". Jadi hal ini merupakan cara atau teknik permainan yang cepat yang dapat dianalogikan seperti kita menulis stenografi yaitu cara menulis yang memberikan kesan terburu-buru.

Pada saat mereka bermain bersama, ada suatu kerangka dasar yang selalu dilakukan yaitu berimprovisasi. Dan mereka kerap kali melakukan improvisasi secara serentak. Contohnya yang dilakukan oleh 2 orang pemain horn yaitu trumpeter Dizzy Gillespie dan Saxophonist Charlie Parker yang dianggap sebagai orang-orang jenius dalam era bebop ini.

•Smooth Jazz:
Hmm, kalau Smooth Jazz ini seperti gabungan dari R&B dan Jazz yah kurang lebih seperti Fusion lah. Ciri-ciri dari aliran ini meninggalkan improvisasi dan menjaga tekanan melody.
Contoh musisi yang memainkan aliran ini:
-Grover Washington Jr.
-Kenny G.
-Fourplay
-dll.

•Fusion Jazz:
Fusion Jazz ini adalah memang identik dengan perpaduan teknologi canggih seperti MIDI. Kalau aliran yang satu ini adalah cabang dari mainstream jazz yang di dalamnya sudah dicampur Rock dan Funk.
Jazz fusion berbeda dari konvensional Jazz dibeberapa aspek. Pemakaian Rhythm yang lebih kaku dan sedikit menggoyang perasaan, dengan pengembangan rhythmic dan bentuk rhythmic yang tidak standar yang ditumpukan pada ekspresi.
Contoh musisi yang memainkan aliran ini:
-Charles Alias
-Bennie Maupin
-Larry Young
-dll.

•Funk:
Kalau yang satu ini mengandung unsur musik tarian Afrika. Umumnya musik Funk dapat dikenali lewat ritme yang sering terpotong singkat, bunyi gitar ritme yang tajam, perkusi yang dominan, pengaruh Jazz yang kuat, irama-irama yang dipengaruhi musik Afrika, serta kesan gembira yang didapati saat mendengarnya. Akar funk dapat ditelusuri hingga jenis rhythm and Blues dari daerah Louisiana pada tahun 1960-an. Aliran musik ini terkait dekat dengan musik Soul serta jenis musik turunan lainnya seperti P-Funk dan Funk Rock.
Contoh musisi yang memainkan aliran ini:
-Jamiroquai
-Tower of Power
-dll

•Acid Jazz:
Acid Jazz adalah genre yang menggabungkan elemen-elemen soul, funk, dan disco. Genre ini dikembangkan pada tahun 1980-an dan 1990-an, awalnya pada klub malam di Inggris Selatan. DJ Gillies Peterson dan Chris Bangs umumnya dikenal sebagai yang menciptakan istilah acid jazz, pada tahun 1987



Huhh, akhirnya selesai juga hahahaha.
Oh iya saya juga ingin menambahkan beberapa tokoh-tokoh musik Jazz dari Indonesia antara lain seperti:
-Tompi
-Tohpati
-Balawan
-Ireng Maulana
-Jack Lesamana
-Indra Lesmana
-Buby Chen
-Syaharani
-dll.

Hahaha, kali ini saya tutup dulu tulisan saya. Capek sih hahahaa
Kalau ada teman-teman yang ingin menambahkan, boleh kok kita terima masukan yang positif dan membangun :P

Sekian dari saya terimakasih

"Saya tak sekedar mencoba, tetapi memahami juga."
-Dennis Ferdinand

8.30.2009

Viva La Emo..

Heyya semua kali ini saya(Dennis Ferdinand) akan membahas tentang musik emo, karena ini posting pertama jadi agak detil banget saya nulisnya hahaha. Ini demi nilai huff~ hahaha.
Oke kita mulai.

Kira-kira di awal tahun 2005 banyak sekali band yang mengaku Emo/Screamo. Dari situ saya mulai ikut-ikutan juga awalnya, karena memang saya akui waktu SD kelas 5 dulu saya suka dengar musik keras karena dari dulu udah sering iseng buka-buka myspace and cek-cek band-band yang mengusung genre metal hahaha jadi yah denger yang ada distorsinya sedikit masih tahan, gak kayak anak jaman sekarang Kangen Band aja udah dibilang musik keras hahaha. Dahulu saya akui, saya sedikit menjadi poser dan terjebak di antara suka band-band seperti: Ada Band, Peter Pan, Jikustik, dll(Tahun 2005 Ada Band baru memulai debut dengan single Manusia Bodoh yang sangat enak lagunya hahaha) atau suka band-band emo seperti di bawah ini:

-From First To Last
-My Chemical Romance
-Finch
-Taking Back Sunday
-banyak deh hahaha, saya banyak download-download lagu mereka dan kebetulan layout friendster saya sampai ikut-ikut jadi emo hahaha, tapi kenistaan semuanya ini masih bisa berubah.

Habis itu saya juga pernah bikin band(sebenernya bukan band sih, cuma kayak ansembel gitu) dengan influence-influence seperti yang di atas(saya sangat ingat, betapa hancurnya saya saat bernyanyi lagu I Miss You - Finch hahahaha)

Setelah waktu berlalu, saya terus menggali informasi tentang musik Emo, yah mungkin pada awalnya saya sangat salah paham dengan menyebut Emo adalah kependekan dari Emotion(padahal Emotive) dan menganggap emo hanya untuk keren-kerenan dimana semua anak emo memiliki rambut poni lempar seperti Andika Kangen Band(Jika belum tahu tentang Andika, kamu bisa search di google) hahaha tapi saya mendapat pencerahan.

Ternyata emo adalah Sub-genre dari Hardcore-Punk, muncul pertama kali diawal tahun 1980 an, tepatnya pada saat scene DC Hardcore Punk sedang berjaya. Band yang mengawali pergejolakan emo saat itu adalah : Rites of Spring, Julia(Untuk salah seorang teman saya, saya tidak bermaksud menghina), Union of Uranus, dll. Emo sendiri "katanya" sudah “lenyap” di pertengahan tahun 1990. Dan sepertinya emo tidak akan menjadi sub-culture(kebanyakan setiap trend music membuahkan suatu sub-culture contohnya saja: Street Punk, Hardcore, dll)) karena emo "sepertinya" tidak memiliki suatu "tujuan" untuk mereka perjuangkan(seperti Street Punk yaitu solidaritas karena tidak memiliki siapapun yang mereka percaya didunia*Lebay CMIIW), Tetapi sekarangg sudah banyak band-band Emo yang mengangkat tema politik, sosial seperti La Quiete, Amanda Woodward, dll.

Jadi kesimpulannya tidak ada yang namanya Emo-Pop, Emo-Punk, Emo-Metal, Emo-Goth, Emo-Core, Emo-Rock, Emo-Coustic, Romanctic-Emo(salah seorang teman saya pernah bilang kalau bandnya mengusung tema itu), sebagian orang menyebut hal-hal diatas sebagai sub-genre atau Evolusi dari Emo. Tetapi hal itu sepertinya tidak mungkin karena Emo itu sudah menjadi akar(sub-genre) dari Hardcore Punk(CMIIW). Kan lucu kalau ada akar dari akar hahahaha. Gampangnya seperti ini, Punk---Hardcore---Emo…Emo dari Hardcore, dan Hardcore dari Punk. Mengerti anak-anak??(hahahaha)

Tetapi Screamo yang bisa jadi Sub-category dari Emo itu sendiri. Pada dasarnya,Emo dan Screamo sama saja, sama-sama berunsur Catharsis (Menyenangkan sang pendengar*Contoh: Sweet as Revenge, Killing Me Inside CMIIW(Oh iya post-hardcore itu nama lain dari emo ehehe) dan masih mempunyai Hardcore Ethic yang utuh, itu unsur yang harus dijaga oleh band-band emo, karena mereka berasal dari Hardcore. Hanya saja, kalau dilihat dari segi soundnya, Screamo lebih "Chaotic" + Lebih banyak Screamnya jika dibandingkan sama band-band emo kebanyakan (Coba dengar Indian Summer/Thirteen), dari situ kalian bakalan tau apa Beda antara musik Emo dan Screamo Lirik juga kebanyakan tentang “kemarahan” dibungkus dalam suatu Epic dan sesekali tentang cinta (Tetapi tidak cengeng, beda dengan main-stream music di negeri ), seperti “Venus & Bacchus” nya SAETIA), karna band-band Screamo seperti :

-Ampere
-Joshua Fit For Battle
-Orchid
-Love Lost But Not Forgotten
-SAETIA(Bukan ST SETIA HAHAHAHA)
-Jerome'Dream
-The Aplopexy Twist Orchestra
-Envy
-La Quiete
-Amanda Woodward
-dll

Ter-influence dari Sounds Hardcore Punk + Grindcore (Grindcore juga termasuk salah satu sub-genre dari Hardcore).
Emo itu Sendiri Kependekan dari Emotive Hardcore looh... Bukan Emotion / Emotionality Hardcore. Karena disini telah terjadi kesalahpahaman, Emotional (Dari segi Lirik) yang "seharusnya" berarti "luapan marah" malah di artikan sebagai "rengekan cengeng" diri sendiri karena "karena putus cinta", atau sesuatu yang berhubungan dengan "menyiksa diri sendiri" dan berakhir dengan "bunuh diri", sangat konyol jika kalian menganggap itu emo(waktu kelas 7 saya punya teman yang sangat Emo-Wannabe dia sampai buat banyak FS dengan berlayout emo hahaha, tabah yah Ms. N), kalau seperti itu kalian sebut emo berarti band-band seperti Kangen Band, Hijau Daun itu apa? Hahahahaha

Disini, for Basicly, kalian harus mengerti kalau emo adalah Sub-Genre dari Hardcore Punk, tetapi Emo/Screamo tetap menganut filosofi DIY (Do It Yourself ) dari Punk itu sendiri. Jadi, emo "tidak bisa" menjadi "suatu" "mainstream", Tetapi band – band emo seperti yang di atas bisa populer seperti hal nya band-band mainstream lainnya.
Dah makin cerah? Oke lanjut gan ke stylenya

Emo = Style/Gaya Hidup = Salah Besar. Emo itu "hanya" suatu Sub-genre music, tidak lebih dan tidak kurang. Kalian juga jangan salah sangka dengan mempunyai pikiran / pandangan seperti : Emo Is Love / Emo Is A Way For Life / Emo Is Soul dll… Hahaha kalian nanti akan terlihat seperti kangen band nantinya, yah walaupun Fashion-Corenya Emo sempet ngetop tapi saya udah gak pernah liat lagi, buktinya Andika Kangen Band udah potong rambut hahahaha

Jika kalian mengerti akar dari Emo dan apa itu arti emo sebenarnya, maka kalian akan paham suatu hal, Memang sudah "seharusnya" tidak ada istilah seperti= “emo kid”, “emo girl”, “emo boy” atau istilah-istilah kocak lainnya yang tidak ada hubungannya dengan Emo(Yah siapa tahu suatu saat muncul istilah seperti="emo dog", "emo bat", "emo camel", dll). Dan juga kalian akan paham bahwa emo tidak ada hubungannya dengan Sexual gender seperti "Gay, Lesbi, atau Bisex" karena emo hanya sub-genre nak hahaha(Yah walaupun saya akui sekali lagi, ada lelaki bisex di sekolah saya dan itu membuat saya takut karena kebetulan dia suka dengan saya, untung saja saya masi Straight/Normal hahahaha).

Ah capek nulis lagi hahaha. Semoga dengan tulisan ini kalian jadi mengerti apa itu emo yang sebenarnya, dan mulai "bisa" berhenti untuk bilang kalau The Used, Alesana, Finch, dll itu adalah band-band emo/screamo (itu sangat-sangat memalukan mau jadi apa kamu kalau sampai didengar tetangga?). Semoga anak-anak muda Indonesia mengerti apa itu emo, tidak Cuma sekedar ikutan trend yang lagi IN (sudah saatnya kita lepas dari kebiasaan buruk seperti memiliki penyakit "false emo", "fashion-core", dll.) seperti yang diciptakan oleh MTV(dalam hal ini yang memegang pangsa pasar dalam hal video clip band-band adalah MTV) dan media-media lain yang ngawur dan tidak tau apa-apa tentang emo(Adaloh media yang masih awam, menerbitkan berita tentang emo, kebetulan saya ekskul band dulu dan teman saya membeli buku itu, begitu saya lihat saya langsung banting buku itu karena emo sangat "abu-abu" disana)

Hahahaha cukup sekian yah teman-teman! Semoga bisa menambah pengetahuan kalian dalam hal "emo-emo"an.
Amin

"Saya memang masih jauh dari mengerti, maafkan saya jika ada salah kata"
-Dennis Ferdinand!

Hello :)

First Post!
Hahahahaha,

Kali ini kami hanya ingin memperkenalkan diri kami.

Oke daripada terus basa-basi kami mulai saja:

1.Dennis Ferdinand|9B|10| – Writer, Illustrator.
2.Edo Riyadi|9B|11| – Co. Writer, Photographer
3.Robert Kurnia|9B|24| – Reporter, Editor
4.Simranjit Singh|9B|25| – Reporter, Contributor
5.Windra Respati|9B|29| – Model, Inspirator

Kali ini kami hanya akan memperkenalkan diri, kami menjanjikan informasi yang menarik tentang musik (untuk kaum awam hingga yang professional).

Kami berharap bisa mendapatkan score yang maksimal lewat blog ini :)

Cheers!
-Talented Nation!